Penyebab dan Cara Mengatasi Ketombe 
Aveia Clinic, Klinik Kecantikan di Jakart Selatan— Anda sering melihat atau menemukan serpihan kuning atau kilauan putih di bahu atau di rambut Anda? Itu adalah tanda-tanda ketombe. Ketombe sebenarnya merupakan sel-sel kulit mati kepala anda yang rontok. Bila Anda memiliki ketombe, kulit kepala Anda mungkin terlihat bersisik atau merah dan terasa gatal.. Ketombe akan terlihat lebih jelas ketika Anda mengenakan atasan berwarna gelap.
 
Ketombe tidak berarti Anda memiliki rambut kotor, tetapi cara Anda menata rambut atau produk-produk yang Anda gunakan dapat menyebabkan kulit kepala terkelupas. Beberapa pewarna rambut dan produk styling dapat meninggalkan residu, serpihan kering atau memicu reaksi kulit yang terlihat seperti ketombe. Jika Anda memiliki ketombe, jika tidak rajin mencuci rambut Anda akan membuat ketombe Anda lebih parah karena sel-sel kulit mati menumpuk. Anda mungkin ingin mencoba produk rambut yang berbeda untuk mengurangi ketombe
 
Dan ternyata ketombe bisa muncul pada anggota tubuh lain seperti dahi, alis, bulu mata, atau telinga. Kulit yang mengelupas di dada Anda atau dimana pun Anda memiliki rambut, bisa menjadi tanda ketombe, yang merupakan bentuk ringan dari dermatitis seboroik. Jika kulit Anda terasa berminyak dan atau terlihat menjadi kemerahan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda, karena ini juga bisa menjadi pertanda timbulnya ketombe.
 
Mencuci rambut yang berketombe dengan shampoo khusus ketombe yang dijual di pasaran dapat mengobati ketombe. Bahan yang umum dikandung dalam shampoo anti ketombe adalah:
 
  • Ketokonazol – membasmi ketombe yang disebabkan oleh jamur
 
  • Asam salisilat – menghilangkan kulit terkelupas tapi dapat menyebabkan kekeringan pada kulit kepala
 
  • Selenium sulfida – memperlambat penumpukan sel-sel kulit mati dan membasmi jamur.
 
  • Tar – memperlambat penumpukan sel kulit mati, tapi dapat menyebabkan perubahan warna rambut.
 
  • Zinc pyrithione – menyerang jamur yang dapat menyebabkan ketombe.
 
  • Aloe. Menggunakan lidah buaya pada kulit kepala dapat membantu mengurangi rasa gatal.
 
  • Tea tree oil shampoo. Menggunakan 5% Tea tree oil shampoo mungkin dapat mengurangi ketombe dan gatal – gatal.
 
  • Lemongrass Shampoo. Keramas dengan kandungan 2% lemongrass shampoo mungkin dapat membantu melawan jamur yang menyebabkan ketombe.
Pengobatan dengan sinar matahari dapat juga Anda lakukan untuk megatasi masalah ketombe,yaitu dengan, luangkan sedikit waktu terkena sinar matahari untuk melawan ketombe. Sinar matahari membantu menekan jamur yang menyebabkan dermatitis seboroik dan ketombe. Namun pastikan untuk melindungi kulit Anda, termasuk kulit kepala Anda dengan memakai tabir surya yang memiliki SPF 30 atau lebih tinggi.
Bila Anda telah menggunakan shampo anti ketombe selama beberapa minggu, tetapi masih memiliki ketombe, maka mungkin sudah saatnya untuk periksakan ke dokter. Anda juga harus bertemu dokter jika kulit kepala Anda bengkak atau merah, atau jika memiliki ruam merah bersisik pada bagian lain dari tubuh. Karena Anda mungkin perlu diresepkan shampo anti ketombe berkadar tinggi, produk anti jamur, atau krim steroid untuk kulit kepala Anda atau bagian lain dari tubuh Anda.
 
Belum ada kepastian apa yang menyebabkan ketombe. Hal ini mungkin disebabkan oleh jamur. Folikel rambut dan kelenjar minyak membuat minyak yang disebut sebum, yang mungkin menjadi tempat berkembang biak bagi ragi atau jamur. Jamur ini biasanya hidup pada kulit Anda, tapi terlalu banyak jamur dapat menyebabkan ketombe. Sebum terlalu banyak juga dapat menyebabkan ketombe. Tidak minum cukup air atau banyak terkena udara kering dapat menyebabkan kulit kering dan mengelupas, dan hal ini dapat terlihat seperti ketombe.
 
Ketombe cenderung lebih buruk pada saat udara kering, begitu juga dengan cuaca dingin dan musim dingin yang kering. Stres atau kelelahan juga dapat memicu atau memperburuk ketombe.
 
Kondisi yang menyebabkan kulit kepala bersisik masalah kulit seperti jerawat, eksim dan psoriasis dapat menyebabkan penumpukan sel kulit mati di kulit kepala. Bagi orang dengan masalah medis yang serius seperti epilepsi, penyakit Parkinson, dan HIV rentan terkena ketombe. Dan untuk alasan yang belum jelas, orang-orang yang baru pulih dari stroke, serangan jantung, atau cedera kepala, juga lebih cenderung memiliki ketombe.
 
Kadang-kadang apa yang tampaknya seperti ketombe, bisa saja merupakan kondisi yang sama sekali berbeda. Kutu kepala yang menyebabkan gatal dan ketika bertelur akan terlihat seperti ketombe, tapi mereka lebih sulit lepas atau rontok. Atau kulit kepala Anda bisa juga erasa gatal karena kurap, yaitu jamur yang dapat menyebabkan serpihan seperti ketombe. Jika kurap, Anda juga mungkin memiliki area rambut rontok dan melepuh, bersisik pada kulit kepala Anda.
 
Sekian info singkat dari , semoga bermanfaat dan berguna. Terima kasih
 
Write a comment:

*

Your email address will not be published.

2015 © Copyright - Aveiaclinic